+62 821-1040-9641 chogah.dd@gmail.com

Tahun-tahun usai dan datang kembali, dan aku kian tua di sini.

Di dadaku, Mak, tumbuh subur sebatang pohon.

Pohon berdaun lebat dan akar kokoh menghujam jantung. 

Dedaunnya terus saja membisikiku, “Pulanglah.” 

Sadar diriku ini, Mak. Kelak, pun aku tak ingin jasadku bersemayam di pandam-pandam yang aku sendiri tak mengenalnya ini.

 

Di kepalaku, Mak, tumbuh pula pohon angan berdaun lebat.

Hijau serupa daun-daun talau yang kerap memiangiku di masa bocah.

Di masa menjelang petang seperti ini, daun-daunnya kususun, menjelma rumah sederhana kita dengan anak sungai di belakangnya. 

Rumah yang kuperuntukkan untukmu, menantu, dan cucu-cucumu. Di sana kita hidup bersama, ditemani dendang uwie-uwie dan cekikik kawanan simpai yang berlompanan di pohon-pohon karet.

Mak, aku ingin tua, dan mati di kampung kita.

Rantau, 27/05/2015


 

TINGGALKAN KOMENTAR

TULISAN TERKAIT:

Kepada Za #2 Persahabatan, Impian, Cita-Cita, dan ... Kepada Za #2 Persahabatan, Impian, Cita-Cita, dan Cinta! Pasca Natal, 26 Des 2012Za... Kemarin itu Natal. Menurutmu, Natal...
Hai, Mimpi-mimpiku, Apa Kabar Kalian Sekarang? Rantau berkalang rindu, 26 Juni 2015Saya merasa berdosa pada halaman yang dulu saya bangga-banggakan ini. Halaman yang pernah begitu set...
Insomnia Brengsek Insomnia BrengsekMinggu ini, penyakit paling brengsek saya kembali kumat. Pokoknya brengsek! Kalau saja saya diberi beberapa pilihan, dan ad...
Alhamdulillah Yah, Teparnya Sesuatu Banget Arrgh, kalo kata-kata lain selain tepar, sekarat, mual, dan mencret-mencret yang bisa menggambarkan keadaan gue saat ini, GUE pilih kata itu! (╯︵╰) ...
April yang socwiiit Alhamdulillah... April yang socwiiit; tulisan dan cerpen gue nongol di 3 media papan atas *ouyeee? iyain aja siy!* negeri ini. Hahahaaaa. Sueneng...
Bro, Saya Takut Dibilang Sombong Bro, Saya Takut Dibilang SombongKadang, saya pengin ngegigitin pohon jambu di halaman rumah tetangga saya setiap kali m...
Gue Patrick, Mereka Spongebob Gue Patrick, Mereka Spongebob“Kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uan...
Sampai Mati pun, Aku Tidak Akan Melupakan Ini, San Sampai Mati pun, Aku Tidak Akan Melupakan Ini, SanOleh Setiawan Chogah (Dimuat dalam antologi 'Seorang Nenek di Bawah Pohon Kasturi; 5...
Bagikan tulisan ini: